Gading Serpong (24/1) Pelajaran apresiasi seni, seperti biasa, aku ditelantarkan oleh Sir Teddy hanya gara-gara beliau sibuk ngurusin pagelaran. Tapi hari ini sedikit berbeda. Kami diundang ke aula SMA untuk menonton latihan (gladi resik) pagelaran tersebut. Wah boleh deh!
Aku dan Sthefanie duduk di sebuah kursi yang teletak di belakang, biar bisa ngeliat stage gitu. Tiba-tiba ada Katherine. Aku langsung nanyain soal dia dan Joseph... Hehe...
Dia bilang, "Cil, kenapa sih aku bisa mimpiin orang yang selama ini gak aku sangka...,".
Aku menjawab, "Mimpi itu kan biasanya karena kejadian waktu siangnya. Emangnya kenapa?"
Dia jawab, "Aku mimpiin Joseph,".
"Itu sih biasa. Aku juga sering mimpiin Diaz, Wesley, Theo,...beuh...gara-gara waktu siang kita lagi ngobrol bareng mungkin...." kataku.
"Tapi, mimpiku tuh....aku sama Joseph gandengan tangan, Cil....," jawaban Katherine membuatku diam sesaat. Kemudian aku bertanya.
"Tapi kamu masih ada rasa sama Andri gak?"
"Hah?"
"Kamu masih suka sama Andri gak?"
"Iya. Aku masih suka,"
"Terus, gimana kamu di depan Erin? Cemburu gak?" tanyaku sok serius.
"Kalo di depan Erin, aku sih biasa aja. Tapi ya...Gitu deh....,"
Percakapan ini gak perlu aku tulis banyak. Itu aja intinya. Andri, she's still love you.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar